PANDUAN UMUM

PANDUAN UMUM PENGENALAN KAMPUS

BAGI MAHASISWA BARU

TAHUN AKADEMIK 2018 – 2019

LATAR BELAKANG

Peserta didik yang melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi akan merasakan berbagai perbedaan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan pembelajaran yang ditempuh sebelumnya, baik aspek akademik maupun aspek sosial budaya.

Dalam rangka menyiapkan mental dan memberikan gambaran tentang sistem pembelajaran dan kehidupan di kampus maka diperlukan adanya program pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru untuk mempercepat adaptasi dengan lingkungan yang baru. Masa ini dapat dijadikan titik tolak inisiasi pembinaan idealisme, menanamkan dan membina sikap cinta tanah air, kepedulian terhadap lingkungan dalam rangka menciptakan generasi yang berkarakter jujur, cerdas, peduli, bertanggung jawab dan tangguh.

Program orientasi pengenalan kehidupan kampus selalu menarik perhatian banyak pihak, khususnya orang tua, media massa dan LSM. Adanya kejadian yang tidak diinginkan membuat banyak pihak menyalahkan Kemendikbud dan perguruan tinggi penyelenggara kegiatan tersebut.

Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam prakteknya masa pengenalan atau orientasi dilaksanakan dengan konsep yang kurang matang.

Kadang-kadang sebagian dari pihak kampus menyerahkan kegiatan secara penuh kepada peserta didik senior tanpa ada proses pembimbingan dan pendampingan yang memadai. Masing-masing perguruan tinggi mengembangkan model pengenalan kampus sesuai dengan interpretasi masing-masing sehingga terjadi penyimpangan antara lain aktivitas perpeloncoan oleh senior, kekerasan fisik dan atau psikis yang dapat berakhir dengan adanya korban jiwa yang tentu saja dapat menimbulkan kecemasan, kekhawatiran atau bahkan ketakutan bagi mahasiswa baru dan bahkan orang tua.

Program pengenalan harus direncanakan secara matang agar dapat dijadikan sebagai momen yang tepat untuk menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik baru. Mahasiswa baru diharapkan mendapat informasi yang tepat mengenai sistem pendidikan di perguruan tinggi baik bidang akademik maupun non-akademik.

Penyusunan panduan yang lebih rinci dinilai perlu untuk mengingatkan kembali tentang penyelenggaraan proses belajar mengajar berbasis kompetensi yang memerlukan syarat (1) pemahaman tentang learning to know, learning to do,
learning to live togeher, dan learning to be dari program studi yang akan ditempuh secara benar dan sedini mungkin, (2) kemampuan beradaptasi dengan lingkungan belajar secara cepat agar proses pembelajaran berlangsung dalam suasana atmosfir yang baik, dan (3) sistem pembelajaran mahasiswa yang tepat untuk percepatan proses pemahaman makna program studi yang dimasuki dan adaptasi dengan lingkungan kampus.

LANDASAN

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336);
Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 16, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5500);
Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 15 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi;
Peraturan Mentei Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1952)
Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor : 73/D/0/2002, tentang Pemberian Ijin Penyelenggaraan Program Program Studi dan Pendirian Politeknik TEDC Bandung, tanggal 24 April 2002.
Surat Ijin direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor : 1993/D/T/2002, tentang Penyelenggaraan Program Program Jenjang Diploma III Politeknik TEDC Bandung.
Surat Pengangkatan Direktur Politeknik TEDC Bandung Nomor : 010/YDJB/XI/2014, tanggal 19 Nopember 2014.
Statuta Politeknik TEDC Bandung.

AZAS PELAKSANAAN

Pelaksanaan pengenalan mahasiswa baru adalah dengan azas keterbukaan, demokratis dan humanis.

Azas keterbukaan; artinya adalah semua kegiatan penerimaan mahasiswa baru di Politeknik TEDC Bandung dilakukan secara terbuka baik dalam pembiayaan, materi/substansi kegiatan, berbagai informasi waktu pelaksanaan maupun tempat penyelenggaraan kegiatan.
Azas demokratis; artinya adalah semua kegiatan dilakukan dengan berdasarkan kesetaraan semua pihak, dengan menghormati hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat dalam kegiatan penerimaan mahasiswa baru tersebut.
Azas humanis; artinya adalah kegiatan penerimaan mahasiswa baru dilakukan berdasarkan kemanusiaan yang adil dan beradab, dan prinsip persaudaraan serta anti kekerasan.

TUJUAN

Tujuan Umum

Memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru Politeknik TEDC Bandung agar dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus, khususnya kegiatan pembelajaran dan kemahasiswaan.

Tujuan Khusus

Mengenalkan kepada mahasiswa baru tentang arti pentingnya kesadaran berbangsa, bernegara, cinta tanah air, lingkungan dan masyarakat.
Mengenalkan tata kelola Politeknik TEDC Bandung, system pembelajaran dan kemahasiswaan ( Kurikuler, ko-kurikuler dan ekstrakurikuler )
Memberikan gambaran tentang pentingnya pendidikan karakter khususnya nilai integritas, moralitas, etika, kejujuran, kepedulian, tanggungjawab dan kedisiplinan dalam kehidupan di kampus dan masyarakat.
Mendorong mahasiswa untuk proaktif beradaptasi, membentuk jejaring, menjalin keakraban dan persahabatan antar mahasiswa, mengenal lebih dekat lingkungan kampus.
Memotivasi dan mendorong mahasiswa baru untuk memiliki rasa percaya diri yang tinggi.

Hasil Yang Diharapkan

Meningkatkan kesadaran bernegara, berbangsa dan cinta tanah air dalam diri mahasiswa baru.
Mahasiswa baru memahami arti pentingnya pendidikan yang akan ditempuhnya dan pendidikan karakter bagi pembangunan bangsa serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa baru memahami dan mengenali lingkungan barunya, terutama organisasi dan struktur perguruan tinggi, system pembelajaran dan kemahasiswaan.
Terciptanya persahabatan antar mahasiswa, pendidik dan tenaga kependidikan.

MATERI

Secara garis besar, materi yang perlu disajikan dalam kegiatan pengenala kehidupan kampus adalah :

Wawasan Kebangsaan
Bela Negara
General Education;

Pemahaman tentang General Education, suatu pengembangan konsep dan pendekatan pembelajaran yang mempersiapkan mahasiswa untuk mampu memahami, menghadapi berbagai masalah (kompleksitas kehidupan, keragaman, kemampuan berpikir jernih), termasuk untuk meningkatkan daya saing bangsa. Prinsip trivium(logika, gramatika dan retorika) diterapkan sebagai bagian dari General Education, kemampuan berpikir kritis, membaca, menulis, kemampuan berkomunikasi secara efektif, mendengar dan mengungkapkan, agar mahasiswa siap menghadapi perubahan untuk sukses secara profesional di abad 21.

Pendidikan Tinggi di Indonesia
Pendidikan Hak Azasi Manusia berperspektif gender
Kegiatan Akademik di Perguruan Tinggi
Pengenalan nilai budaya, tata krama dan etika keilmuan
Organisasi dan kegiatan kemahasiswaan
Layanan kemahasiswaan
Persiapan penyesuaian diri di Perguruan Tinggi

Selain materi di atas juga diberikan materi pilihan, antara lain :

Pendidikan karakter menuju tata kehidupan dan etika kehidupan yang baik (Anti Narkoba, HIV/AIDS, Anti Korupsi dan Anti Plagiarisme, Kesadaran Pajak dan Pencegahan Radikalisme)
Prospek peluang kerja lulusan Perguruan Tinggi
Motivasi dan/atau kiat sukses belajar dan berprestasi
Pemutaran film tentang kehidupan kampus, prestasi, kegiatan ko – dan ekstrakurikuler, dsb
Kegiatan yang bertemakan Green Living Movement di Kampus (Cinta Kebersihan, Cinta Lingkungan, Kepedulian Mahasiswa)
Materi lain sesuai kebutuhan Perguruan Tinggi, misalnya disesuaikan dengan kebutuhan lokal yang konstruktif dan produktif)

Merujuk pada prinsip-prinsip diatas maka secara garis besar materi yang perlu disajikan dalam kegiatan pengenalan kehidupan kampus Politeknik TEDC Bandung terlampir di jadwal acara

 

Setiap materi disusun dengan sistematika : Tujuan, uraian materi dan metode yang dibagi menjadi 2 ( dua ) tingkat, yaitu ; pada tingkat perguruan tinggi dan tingkat jurusan. Kegiatan dapat dikelompokan menjadi 2 ( dua ) jenis yaitu ; Kegiatan yang bersifat umum yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi guna menyamakan visi dan misi serta tujuan Politeknik TEDC Bandung dan kegiatan yang bersifat lokal institusional guna mengembangkan potensi dan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang.

  1. Pengenalan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
  1. Tujuan

Tujuan materi ini adalah agar mahasiswa Politeknik TEDC Bandung mempunyai sikap dan perilaku yang tumbuh dari kemauan diri yang dilandasi kecintaan, keiklasan/kerelaan, bertindak demi kebaikan Bangsa dan Negara Indonesia.

  1. Uraian Materi

Materi yang dapat diberikan antara lain adalah ;

  1. Pancasila dan UUD 1945
  2. Bhineka Tunggal Ika
  3. Negara Kesatuan Republik Indonesia/NKRI ( Sistem tata Negara, sejarah perjuangan bangsa dan Bahasa Indonesia )
  4. Bela Negara
  5. Revolusi Mental
  1. Metode Penyampaian

Ceramah, diskusi dan simulasi

  1. Tingkat Pelaksanaan

Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Politeknik TEDC atau jurusan dan disesuaikan dengan kondisi yang ada

  1. Pendidikan Tinggi di Indonesia
  1. Tujuan

Agar mahasiswa mengetahui fungsi dan peran pendidikan tinggi serta memahami     perguruan tinggi yang menerimanya dan posisinya dalam jajaran perguruan tinggi di Indonesia.

  1. Uraian Materi

Materi yang dapat diberikan adalah ;

  1. Bentuk serta jenjang kelembagaan penyelenggara pendidikan tinggi
  2. Peran pendidikan tinggi dan mahasiswa dalam mengatasi problematika bangsa
  3. Peran mahasiswa dalam mengatasi permasalahan lokal dan global
  1. Metode Penyampaian

Ceramah, diskusi, simulasi dan visualisasi materi

  1. Tingkat Pelaksanaan

Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Politeknik TEDC atau jurusan dan disesuaikan dengan kondisi yang ada

  1. Kegiatan Akademik di Perguruan Tinggi
  1. Tujuan

Mahasiswa mengetahui dan memahami ;

  1. Organisasi dan fungsi perguruan tinggi, jurusan, prodi dan konsentrasi
  2. Prospek dunia kerja
  3. Proses pembelajaran di perguruan tinggi
  4. Mahasiswa mengetahui fungsi sivitas akademika dan sarana-prasarana
  1. Uraian Materi
  2. Pengenalan organisasi dan fungsi perguruan tinggi ( termasuk jurusan atau prodi )
  3. Prospek kerja bidang studi di masa depan
  4. Sistem informasi akademik, kalender akademik, system kredit semester ( SKS ), masa studi, proses kartu rencana studi ( KRS ), fungsi dosen pembimbing akademik dan tugas-tugas akademik
  5. Pengenalan proses pembelajaran
  1. Metode Penyampaian

Ceramah, diskusi dan simulasi

  1. Tingkat Pelaksanaan

Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Politeknik TEDC dan disesuaikan dengan kondisi yang ada

  1. Pengenalan Nilai Budaya, Etika dan Pendidikan Karakter.
  1. Tujuan

Menumbuhkan kesadaran dan pemahaman mahasiswa baru akan ;

  1. Kebudayaan, nilai dan etika
  2. Kebudayaan kampus/perguruan tinggi dan etika keilmuan
  3. Aturan-aturan yang berlaku di perguruan tinggi yang berkaitan dengan hak dan kewajiban mahasiswa
  4. Pengenalan kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik
  1. Uraian Materi

Materi yang dapat diberikan antara lain ;

  1. Pengetahuan tentang kebudayaan lokal dan global, nilai dan etika
  2. Kultur perguruan tinggi dan etika keilmuan
  3. Aturan-aturan di perguruan tinggi termasuk hak dan kewajiban mahasiswa
  1. Metode

Ceramah, Revew, analisis, kliping, pameran ilmiah, permainan, studi kasus, pemutaran film dan buku-buku.

  1. Tingkat Pelaksanaan

Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Politeknik TEDC/jurusan/program studi dan disesuaikan dengan kondisi yang ada

  1. Organisasi dan Kegiatan Kemahasiswaan

 

  1. Tujuan

Agar mahasiswa mengetahui ;

  1. Jenis organisasi kemahasiswaan di kampus dan perannya dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi
  2. Kegiatan kemahasiswaan di dalam dan di luar kampus
  1. Uraian Materi

Materi yang dapat diberikan antara lain ;

  1. Jenis lembaga, struktur organisasi lembaga kemahasiswaan di tingkat perguruan tinggi/ unit pelaksana administrative dan akademik, aktivitas, proses menjadi anggota, kepengurusan dan program kerja
  2. Jenis kegiatan kemahasiswaan untuk meningkatkan ketakwaan, mengasah penalaran, bakat/minat dan sosial ( misal : seminar, seni, olah raga, pengabdian pada masyarakat )
  1. Metode Penyampaian

Ceramah, diskusi, pameran, kunjungan, permainan, simulasi dan pemutaran film

  1. Tingkat Pelaksanaan

Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Politeknik TEDC dan disesuaikan dengan kondisi yang ada

  1. Layanan Mahasiswa
  1. Tujuan

Mahasiswa mengetahui fasilitas pelayanan yang dapat diterima mahasiswa dan cara memanfaatkannya

  1. Uraian Materi

Materi yang dapat diberikan antara lain ; pengenalan dan cara pemanfaatan fasilitas yang ada di perguruan tinggi seperti : Perpustakaan, informasi beasiswa, sarana kesehatan, asrama, internet, koperasi dan fasilitas lain yang ada di kampus.

  1. Metode Penyampaian

Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Politeknik TEDC dan disesuaikan dengan kondisi yang ada

  1. Persiapan Penyesuaian Diri di Perguruan Tinggi

 

  1. Tujuan

Mahasiswa memiliki keterampilan dan strategi yang dibutuhkan dalam menjalani pendidikan dan pembelajaran di Perguruan Tinggi

  1. Uraian Materi

Materi yang dapat diberikan antara lain ;

  1. Cara belajar efektif dan keterlibatan mahasiswa secara aktif dalam proses pembelajaran
  2. Manajemen waktu
  3. Permasalahan dalam kegiatan belajar
  4. Pendidikan kedisiplinan
  1. Metode Penyampaian

Latihan, diskusi, ceramah dan permainan

  1. Tingkat Pelaksanaan

Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Politeknik TEDC dan disesuaikan dengan kondisi yang ada